Menanamkan Keakraban, Menumbuhkan Soliditas!

            Pada tanggal 1 September 2016, acara penyambutan mahasiswa baru pascasarjana Fakultas Biologi UGM telah ditutup. Acara yang berfokus pada pengenalan kampus tersebut dilengkapi dengan agenda tambahan berupa malam keakraban atau yang lebih dikenal dengan “Makrab”. Makrab digelar berselang satu hari setelah penutupan PMB dan dilakukan selama dua hari, yaitu pada tanggal 3 dan 4 September 2016.

            Panitia (mahasiswa pascasarjana angkatan 2015) dan peserta (mahasiswa baru angkatan 2016) berkumpul di Fakultas Biologi pada pukul 10.00 WIB untuk menyiapkan keberangkatan. Acara yang berlokasi di Pendopo MSH, Kasihan, Bantul ini ditempuh selama 30 menit. Tiba di lokasi, panitia dan mahasiswa baru langsung bersiap-siap untuk makan siang.

            Selepas makan siang, panitia dan peserta mulai duduk menyebar untuk mendengarkan motivasi, tips dan trik untuk menjadi “Mahasiswa S2 Nasional yang Beraroma Internasional” yang disampaikan oleh salah satu dosen muda UGM, yaitu Akmal Irfan Majid, S.T., M.Eng. Inspirasi yang disampaikan oleh Akmal tidak hanya membuka pandangan mahasiswa terhadap perkembangan zaman, namun memberikan kritik tajam yang seharusnya menjadi motivasi dalam belajar. “Kita sering menganalogikan Zimbabwe sebagai daerah yang “kurang”, tetapi salah satu universitas di negara tersebut memiliki jumlah publikasi yang hampir dua kali lipat lebih banyak daripada UGM”, celetuk Akmal.

JAS

            Kritikan dari Akmal yang disertai dengan fakta dan data yang valid tidak hanya menggugah peserta saja, melainkan juga panitia. Sebagai langkah awal, keakraban antar mahasiswa harus dibangun. Untuk melakukannya, maka dilakukan permainan-permainan yang melibatkan panita dan peserta. Durasi permainan selama 1 jam cukup efektif untuk mencairkan suasana melalui gelak tawa panitia dan peserta.

h

            Pada acara ini juga dilakukan bedah film. Sesi yang dipandu oleh ketua KMP, Thoriq Teja Samudra, mendiskusikan film “Racing Extinction” yang membahas tentang laju kepunahan spesies (terutama paus, hiu, dan manta) yang semakin cepat. Di akhir sesi, peserta diberikan kesempatan untuk memberikan solusi dan tangggapan terhadap film tersebut. Salah satu mahasiswa baru, Gani, memberikan pendapat, “Kebutuhan manusia adalah hal yang kompleks. Larangan penggunaan spesies langka tidak akan efektif. Kita harus mampu menemukan solusi alternatif (dengan manfaat yang sama) untuk menggantikan penggunaan spesies langka. Dengan begitu, eksploitasi akan berangsur menurun”.

            Sesi penutup di hari pertama ini adalah penampilan seni dari peserta yang telah dikelompokkan sebelumnya. Enam kelompok menampilkan berbagai aksi panggung, seperti karaoke, pentas musik daerah, parodi, drama, bahkan ada pula komedi duduk (sejenis stand up comedy tetapi disampaikan dengan duduk). Tidak ketingggalan pula, panitia ikut menampilkan akustik dangdut di atas panggung. Penampilan panitia adalah penampilan penutup yang mengiring seluruh peserta makrab menuju panggung mimpi.

            Hari kedua, peserta makrab dihentakkan oleh senam pagi untuk meregangkan otot-otot dan melatih pernapasan. Setelahnya, peserta sarapan dan menuju ke lokasi pemberangkatan permainan upgrading. Terdapat lima permainan (satu permainan tiap pos) yang didalamnya terdapat lima topik diskusi. Permainan yang dilakukan bertujuan untuk mengasah kerjasama, manajemen waktu, berfikir kreatif, saling mempercayai, dan manajemen sumber daya manusia. Diskusi yang ada di setiap permainan adalah diskusi sederhana, seperti pengenalan Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) Fakultas Biologi UGM, pemetaan minat dan bakat, memahami teman, organisasi di Fakultas Biologi UGM, serta kehidupan di kampus.

            Permainan yang menguras tenaga dan pikiran ternyata mulai membangun keakraban diantara peserta dan panitia. Peserta dan panitia mulai bertegur sapa, bahkan beberapa sudah mulai saling bercanda. Untuk menutup acara, dilakukan permainan penutup dan tukar kado. Pukul 13.30 WIB, panitia dan peserta bertolak menuju ke Fakultas Biologi UGM. (imsw).
jFoto Bersama peserta dan panitia makrab

 

Penyambutan Mahasiswa Baru Program Pascasarjana Fakultas Biologi Tahun 2016

Sebanyak lima puluh tiga mahasiswa telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar mahasiswa program Pascasarjana Fakultas Biologi UGM. Mahasiswa yang berasal dari Aceh hingga Ambon diterima secara resmi dalam acara Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB) “Morfogeneself 2016” yang diselenggarakan selama dua hari pada hari Rabu (31/8/2016) dan Kamis (1/9/2016) di Auditorium Ruang Sidang Bawah Fakultas Biologi UGM. Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Biologi UGM, Prof. Dr. Suwarno Hadisusanto, S.U. Pada pembukaan acara tersebut, beliau menyampaikan untuk tidak membanggakan masa lalu dan tidak mencemaskan masa depan.

            Acara pada hari pertama difokuskan dalam pengenalan alumni dan civitas akademika. Alumni dari Fakultas Biologi UGM, Dewi Kartikawati Paramita, M.Sc., Ph.D. menyapa mahasiswa baru dengan memberikan penjelasan singkat tentang peran biologi dalam bidang kesehatan. Bagian yang paling menarik dari penjelasan beliau adalah ilmu biologi telah dapat digabungkan dengan disiplin ilmu lainnya untuk mendesain sebuah produk yang tepat guna, seperti identifikasi kadar gula darah pada air mata dengan menggunakan sensor mini yang tertanam pada softlens. Hasil penelitian dari Ibu Dewi juga tidak kalah bersaing, bahkan telah diproduksi dengan nama NPC strip-G. NPC strip-G adalah detektor dini keberadaan sel kanker pangkal leher (nasofaring) yang berbentuk seperti strip. “Indonesia menempati peringkat keempat di Asia Tenggara dengan penderita kanker nasofaring terbanyak dan pria di DI Yogyakarta berada pada peringkat pertamanya. Deteksi dini harus dilakukan, sebab bila mencapai stadium lanjut, proses penyembuhannya sangat beresiko”, imbuh Ibu Dewi.

            Penjelasan dari Ibu Dewi Kartikawati disambut dengan antusias oleh mahasiswa baru. Dengan antusiasme yang semakin tinggi, acara dilanjutkan dengan pengenalan KMP. KMP adalah organisasi mahasiswa pascasarjana di Fakultas Biologi UGM yang mewadahi berbagai departemen untuk pengembangan softskill mahasiswa pascasarjana. Sebagai organisasi kemahasiswaan, KMP berada di bawah Kaprodi S2 dan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.

a
Penjelasan Kebiologian oleh Ibu Dewi Kartikawati Paramita, M.Sc., Ph.D.

            Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan juga memberikan pengenalan pada acara ini. Beliau menyampaikan mengenai seluk-beluk kegiatan akademik dan kemahasiswaan yang ada di lingkungan Fakultas Biologi. Penyampaian dari Beliau yang santai dan dibumbui dengan kelakar yang lucu mampu menyejukkan suasana kegiatan.

Mahasiswa yang terbawa suasana santai menjadi semakin nyaman ketika beranjak ke acara pengenalan dosen pascasarjana. Dosen dari berbagai laboratorium berkumpul di ruangan yang sama dengan mahasiswa baru. Tanpa ada sekat, dosen mengenalkan diri serta topic interest dalam penelitiannya dengan berbagai cara yang khas. Ada yang menjelaskan dengan rinci, ada pula yang menantang mahasiswa untuk mencari nama beliau dalam situs pencarian jurnal. Salah satu dosen biokimia, Woro Anindito Sri Tunjung, M.Sc., Ph.D. bahkan menyeletuk, “Silahkan cari H-index saya agar kalian tahu produktivitas publikasi saya”.

Acara pada hari pertama diakhiri dengan penjelasan administrasi dan akademik oleh Kaprodi S2. Dengan tegas Ibu Diah Rachmawati menghimbau mahasiswa untuk fokus di dua semester awal perkuliahan agar mampu menempuh penelitian tesis di semester tiga dan empat.

Hari kedua PMB disusun oleh rangkaian acara yang bertujuan mengakrabkan mahasiswa baru dengan fasilitas penelitian dan pengenalan minat studi. Enam minat studi yang ada di program pascasarjana, yaitu biosains, ekologi dan biologi konservasi, botani, zoologi, mikrobiologi, dan genetika dan biologi sel & molekuler dijelaskan oleh KMP, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi. Pada sesi ini, mahasiswa baru dikelompokkan berdasarkan minatnya untuk memudahkan diskusi dan sharing dengan mahasiswa angkatan 2015.

Setelah berdiskusi, mahasiswa dikenalkan dengan fasilitas penunjang penelitian di Fakultas Biologi. Acara yang bertajuk “Tour de Lab” ini menyasar tiga belas laboratorium dan perpustakaan untuk dijadikan objek wisata. Di setiap laboratorium, mahasiswa dikenalkan dengan fasilitas penelitian yang ada di dalamnya, mulai dari alat, reagen, hingga greenhouse. Acara ini merupakan acara terakhir pada hari kedua. Secara resmi, penyambutan mahasiswa baru ditutup oleh Kaprodi S2, Ibu Diah Rachmawati.

dFoto Bersama Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Biologi UGM

Upgrading Pengurus KMP 2016

Peningkatan kemampuan dan kompetensi dari anggota suatu organisasi adalah sebuah keharusan bagi sebuah organisasi, hal ini berkaitan dengan pelaksanaan berbagai aktivitas organisasi dan meningkatkan eksistensinya di masa yang akan datang. Selain itu, pengenalan organisasi secara utuh juga harus dilaksanakan untuk memberikan pengertian yang utuh pula terhadap organisasi yang dituju. Proses pembinaan yang terstruktur dan terarah akan menciptakan kader yang lebih matang dan profesional. Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) Fakultas Biologi UGM pada hari Sabtu, 19 Maret 2016 mengadakan Upgrading Pengurus KMP 2016. Upgrading yang selenggarakan oleh departemen PSDM ini mengangkat tema “Satukan Hati, Samakan Persepsi, Padukan Aksi”. Menurut Putri Wijayanti selaku ketua acara, bahwa dalam pengembangan kinerja KMP yang lebih baik, hal paling utama adalah kekompakan dan visi misi yang sama. Sehingga dapat dicapai suatu keselarasan kinerja antar pengurus yang tentunya berujung pada harmonisasi program kerja antar departemen menuju tujuan yang diharapkan.

Kegiatan ini menghadirkan Hendro Kusumo Eko Prasetyo Moro, M.Sc. sebagai pembicara. Acara yang diselenggarakan di Fakultas Biologi UGM ini dibuka dengan memaparkan beberapa problem yang harus dihadapi oleh para pengurus dalam menjalankan organisasi, namun tidak mengesampingkan kewajiban utama sebagai mahasiswa. Beliau juga menyampaikan pentingnya keorganisasian bagi mahasiswa S2. Dalam penyampaiannya, Pak Moro seringkali menyelipkan candaan kepada peserta. “Dalam berorganisasi, terkadang pengurus harus sedikit gila agar mencapai tujuan program kerjanya. Melepaskan segala atribut yang dipakainya. Namun bukan berarti harus buka baju, ya…” begitulah candaan Pak Moro yang disambut gelak tawa peserta. Acara yang berlangsung selama 2 jam ini diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan kepada pembicara berupa sertifikat oleh Thoriq Teja Samudra selaku ketua KMP Biologi UGM angkatan 2016.

1

Foto bersama kegiatan upgrading KMP

 

Menanamkan Nilai Kepemimpinan dan Rasa Cinta Lingkungan Pada Siswa SDN Ngangkrik, Sleman.

Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) merupakan organisasi kemahasiswaan yang tidak hanya peduli terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menaruh perhatian lebih terhadap kelestarian dan kelangsungan hidup untuk generasi mendatang. Bertempat di Sekolah Dasar Negri (SDN) Ngangkrik Sleman Yogyakarta pada tanggal 16 dan 20 Agustus 2016, KMP mengadakan kegiatan dokter sampah, duskura dan jelajah ilmiah untuk mengajarkan siswa agar dapat membedakan sampah organik maupun non-organik serta dapat mengelola sampah menjadi pupuk kompos.

Selasa, 16 Agustus 2016. Kegiatan pertaman dalam agenda ini adalah dokter sampah, kegiatan dilakukan dengan melakukan pemilahan sampah kertas/daun, plastik, dan kaca dengan melibatkan peran siswa SDN Ngangkrik. Kegiatan dokter sampah dilakukan dengan mengelompokkan jenis-jenis sampah, kemudian dimasukkan kedalam tempat sempah yang telah di beri nama sesuai dengan tipe sampah yang harus dimasukkan. Kegiatan dokter sampah diharapakan dapat memberikan edukasi bagi seluruh siswa SDN Ngangkrik tentang pentingnya pengelompokan sampah.

Kegiatan selanjutnya adalah pengelolaan sampah dengan metode duskura. Duskura adalah suatu metode pengomposan sederhana dengan menggunakan kardus. Metode ini mengacu pada metode takakura yang telah dikembangkan sebelumnya, namun pada metode ini keranjang takakura diganti dengan kardus untuk meminimalisir biaya dan mereduksi limbah kardus. Metode pengomposan duskura menggunakan kardus yang berfungsi untuk menampung dan menyimpan kompos selama proses pengomposan. Selain itu juga digunakan bantalan yang berisis sekam padi yang berfungsi sebagai aerasi. Kompos juga dibutuhkan sebagai starter pengomposan. Limbah organik yang digunakan dapat berupa limbah sayur, buah yang sudah busuk, ataupun eceng gondok, sehingga dapat mengurangi limbah organik. Kegiatan duskura ini diharapkan dapat memberi ilmu bagi anak-anak di SD Ngangkrik sehingga dapat mengolah sampah-sampah organik menjadi pupuk kompos dengan metode duskura serta dapat mengamati hasil pupuk kompos dengan parameter warna, bau dan tekstur.

_DSC0063

Kegiatan jelajah ilmiah siswa SDN Ngangkrik

Sabtu, 20 Agustus 2016 KMP melakukan kegiatan jelajah ilmiah yang dikemas dalam bentuk penjelajahan (out bound) yang terdiri atas 5 pos perjalanan bersama siswa SDN Ngangkrik. Tiap pos berisi aktifitas-aktifitas yang bersifat ilmiah. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan jenis flora dan fauna pada anak-anak di SD Ngangkrik serta memberikan edukasi dan penanaman karakter kepemimpinan pada anak sejak dini juga menanamkan rasa cinta lingkungan pada siswa SD.

 _DSC0148Foto bersama dengan siswa dan guru SDN Ngangkrik

Pelatihan Statistical Product and Service Solutions (SPSS), Terobosan Baru Dalam Analisis Data Penelitian Biologi

Sabtu, 23 April 2016, Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) Fakultas Biologi UGM mengadakan suatu kegiatan Pelatihan. Pelatihan ini berupa pelatihan Analisis Data Penelitian Biologi menggunakan program SPSS. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengetahui logika dasar pemilihan metode analisis data, melakukan analisis data pada berbagai jenis data penelitian biologi, dan menginterpretasikan hasil. Pelatihan ini lebih ditekankan pada penggunaan program SPSS sebagai alat dalam membantu menganalisis data penelitian.

Bertindak sebagai pemateri kegiatan pelatihan analisis data adalah seorang mahasiswa Pascasarjana Fakultas Biologi yang telah memiliki berbagai pengalaman di bidang statistika untuk penelitian biologi, bernama Dwi Priyanto. Beliau memberikan materi dasar mengenai biostatistika, antara lain mengenai desain penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dan rancangan kelompok acak lengkap (RKAL). Setelah pemberian materi dasar, kegiatan dilanjutkan dengan mempraktikkan penggunaan SPSS dalam analisis data. Analisis data yang dipraktikkan pada pelatihan ini adalah ANOVA satu arah, ANOVA dua arah, dan uji lanjutnya. ANOVA satu arah dilakukan pada analisis data penelitian dengan rancangan RAL dan RKAL, sedangkan ANOVA dua arah dilakukan untuk analisis penelitian dengan rancangan RAL dengan lebih dari satu variabel bebas. Analisis uji lanjut dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) juga dilakukan untuk menganalisis unit perlakuan yang berbeda signifikan. Antusiasme peserta terhadap pelatihan ini terlihat dari keseriusan peserta dalam berlatih mengerjakan analisis data sesuai dengan panduan dari pemateri.

Kegiatan pelatihan diadakan di ruang V Fakultas Biologi UGM pada pukul 08.30 – 12.00 WIB. Pelatihan diikuti oleh mahasiswa S1 dan mahasiswa Pascasarjana. Peserta dalam kegiatan ini dihadiri oleh 20 mahasiswa sarjana dan pascasarjana Fakultas Biologi UGM. “Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mengaplikasikan SPSS untuk menganalisis data baik data penelitian skripsi, tesis, maupun penelitian lainnya. Kedepannya, acara ini diharapkan dapat dilaksanakan secara intensif sehingga dapat memberikan materi secara lebih mendalam dan dapat mengupas tuntas segala hal yang berkaitan dengan analisis data menggunakan SPSS” Ujar Thoriq selaku ketua KMP.

e

Foto bersama kegiatan pelatihan analisis data penelitian Biologi

Donor dari Dimas

IMG-20160106-WA0003
IMG-20160106-WA0002

Donor darah KMP Biologi


IMG-20160106-WA0005

Departemen Pengabdian Masyarakat (DIMAS) menyelenggarakan kegiatan Donor Darah Sehat dengan mengajak segenap Mahasiswa Pascasarjana Biologi UGM menuju Kantor PMI Kota Yogyakarta (06/01/2016). “Kegiatan ini merupakan bentuk tanggapan KMP terhadap permasalahan PMI yang mengalami kekurangan stok selama Januari-Maret”, ujar Putra selaku koordinator kegiatan ini. Meskipun hanya empat orang yang lolos dari delapan orang, gerakan ini di apresiasi oleh PMI dengan harapan dapat dilakukan rutin. Kegiatan Donor Darah Sehat bertema Berbagi Sumber Hidup, selain bertujuan untuk memenuhi kebutuhan PMI juga mengakomodasi keinginan Mahasiswa.

Rekam Jejak Perjalanan KMP

 

Jpeg

Foto Buletin KMP

Yogyakarta (06/01/2016), Keluarga Mahasiswa Pascasarjana Fakultas Biologi periode 2015 untuk pertama kalinya menerbitkan buletin KMP atas dedikasi teman-teman pengurus dalam melaksanakan program kerja yang telah diamanahkan. Buletin KMP berisikan seluruh kegiatan departemen-departemen dan beberapa kisah dari teman-teman pascasarjana.

Buletin KMP edisi pertama ini diharapkan agar menjadi pembuka jalan bagi pengurus selanjutnya untuk menerbitkan buletin KMP.

Buletin KMP ini diharapkan agar menjadi sebuah wadah untuk memperkenalkan KMP kepada teman-teman pascasarjana khususnya dan masyarakat umumnya. Kami dari departemen media dan jaringan (MEJIG) sangat mengucapkan terimakasih bagi teman-teman yang terlibat dalam pengerjaan buletin KMP ini.

Pesta Demokrasi Keluarga Mahasiswa Pascasarjana

poster

Yogyakarta – Pemilihan Ketua Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) Fakultas Biologi UGM Periode 2016 dilaksanakan melalui Pemilihan Raya (Pemira).

Bertempat di Ruang VI Fakultas Biologi UGM, pesta demokrasi KMP akan memasuki tahap pemilihan raya. Kandidat ketua KMP periode 2016 adalah Thoriq Teja Samudra (nomor urut 1) dan Rizal M. Suhardi (nomor urut 2). Pemilihan raya akan dilaksanakan selama dua hari, yaitu tanggal 5 dan 6 Januari 2016 mulai dari pukul 08.00-16.00 WIB.

Puncak pesta demokrasi KMP adalah pada kegiatan Musyawarah Besar (Mubes) IV yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 Januari 2016 di Ruang Sidang Bawah Fakultas Biologi UGM.

Ayo kita meriahkan Pemira KMP!!!

Sukses Menggelar Seminar Nasional Evolusi, KMP Fakultas Biologi UGM Mendapat Sambutan Baik dari Berbagai Pihak

IMG_2434 - CopyFoto bersama Dekan Fakultas Biologi UGM, Pemateri, Pemakalah, dan Peserta Seminar

IMG_2279 - CopyKeynote speaker dan invited speaker Seminar Nasional Evolusi

Yogyakarta – Evolusi adalah topik yang selalu menarik untuk didiskusikan. Sebagaimana yang diharapkan, Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) Fakultas Biologi UGM dapat menyelenggarakan Seminar Nasional Evolusi melalui Departemen Kajian dan Strategis (KASTRAT) pada Sabtu (19/12/2015).

Seminar Nasional yang bertemakan “Evolusi dan Ideologi” tersebut mendapat sambutan baik dari berbagai pihak. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Sidang Bawah Fakultas Biologi UGM, dihadiri oleh mahasiswa dan dosen dari beberapa universitas di Indonesia meliputi UGM, UMS, Andalas, UAD, Cendrawasih, Airlangga, UIN Kalijaga, serta umum baik sebagai peserta maupun pemakalah.

Dalam sambutannya, Ketua KMP Fakultas Biologi UGM, Firdaus menyatakan bahwa “Evolusi adalah ilmu yang ‘sexy’. Bahkan Evolusi itu sendiri mengalami Evolusi. Besar harapan, kegiatan ini dapat senantiasa kita adakan setiap tahunnya”.

Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Biologi UGM. “Seminar Nasional Evolusi ini kedepannya dapat dijadikan sebagai agenda tahunan dengan pengembangan tema yang lain. Kami sangat mengapresiasi kerja keras KMP Fakultas Biologi UGM sehingga Seminar Nasional Evolusi perdana ini dapat terlaksana dengan baik”, ujar Bapak Dr. Budi Setiadi Daryono, M.Agr.Sc.

Diskusi panel yang menghadirkan tiga pakar kajian Evolusi yaitu Bapak Rusyad Adi Suriyanto, S.Sos., M.Hum. (Bioantropologi dan Paleoantropologi), Bapak Dr. Zainal Abidin Bagir (Filsafat dan Lintas Budaya), dan Bapak Drs. B. Boy Rahardjo Sidharta, M.Sc. (Genetika) yang dimoderatori oleh Donan Satria Yudha, S.Si., M.Sc. direspon baik para peserta. Peran paleontologi, khususnya paleontology hominid untuk pemikiran evolusi dikupas tuntas oleh Bapak Rusyad. “Walaupun bukti-bukti paleontologis dan paleoantropologis masih belum begitu memuaskan untuk pemikiran Evolusi sejauh ini, namun kita masih beruntung bahwa secara teoritis semua organisme mati diadwarkan kembali (recycled) dalam alam”, terang Beliau di akhir pemaparannya.

Adalah Menikmati Tonjokan Si “Tukang Pukul Darwin” yang disampaikan oleh Bapak Dr. Zainal Abidin Bagir melengkapi kajian Evolusi dari perspektif Agama. “Sebagaimana diketahui bahwa pemahaman teori Evolusi terhadap agama tidak bisa dihubungkan dengan Tuhan. Teori ilmiah mempunyai penafsiran yang berbeda-beda apabila dilihat dari perspektif agama. Teori Evolusi diciptakan tanpa Pencipta tetapi dapat dihasilkan secara ilmiah. Teori Evolusi tidak melawan ciptaan Tuhan, tetapi memberikan ide-ide yang lebih menarik tentang penciptaan Tuhan”, ungkap Beliau.

Mengakhiri diskusi panel, Bapak Drs. B. Boy Raharjo Sidharta, M.Sc. dalam pemaparannya tentang Evolusi dari perspektif Sains (Genetika) atau Evolusi Biologi: fakta ilmiah menjelaskan bahwa Evolusi Biologi merupakan perubahan bentuk kehidupan seiring perubahan waktu menghasilkan keturunan dengan perubahan (descent with modification). Melalui pemahaman Evolusi maka asal usul kehidupan, sejarah kehidupan, fungsi makhluk hidup dan interaksinya dengan makhluk lain dapat diketahui, mampu menyusun kembali sejarah budaya manusia termasuk penggunaan bahasa, teknologi ilmu pengetahuan, serta sangat aplikatif dalam bidang-bidang ilmu lain seperti teknik rekayasa genetika.

Kegiatan seminar diakhiri dengan presentasi oral tentang “Peran Manusia sebagai Kholifah di Bumi: Dulu, Hari Ini, dan Esok” oleh Yasir Sidiq, S.Pd., M.Sc. dan “Toward Sustainability: Pandangan Evolusi Kajian Sumber Daya Manusia” oleh Andi Tenripada, S.Si., M.Sc. Seluruh rangkaian kegiatan seminar ini pun ditutup dengan foto bersama. (A.B.I.P / DS)

Penyambutan Natal Bersama KMP Kristiani Fakultas Biologi UGM

1

Yogyakarta – Natal merupakan peringatan lahirnya Juru Selamat Isa Almasih oleh seluruh umat Kristiani pada 25 Desember. Departemen Kerohanian Keluarga Mahasiswa Pascasarjana (KMP) Kristiani menyelenggarakan Penyambutan Natal Bersama pada Minggu (13/12/2015).

Kegiatan yang bertemakan “Hidup Bersama Fabiogama sebagai Keluarga Allah” tersebut dilaksanakan pada 16.00-19.00 WIB di Ruang Sidang Bawah (RSB) Fakultas Biologi UGM. Rangkaian kegiatan berlangsung dengan sukses, dihadiri oleh 21 mahasiswa S1, S2, S3, dan dosen Kristiani Fakultas Biologi UGM.

“Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang, dan dasar kebenaran (1 Timotius 3:15)” adalah ayat yang dikaji dalam ibadah bersama yang dipimpin oleh Bapak Dr. Suharyanto, M.S., M.Sc. Ada empat poin penting dalam ayat tersebut, yaitu 1) keluarga adalah sebuah komunitas karena ikatan sedarah yang terdiri dari bapak, ibu, dan anak. Keluarga Allah merupakan komunitas besar karena ikatan iman yang dapat terdiri dari berbagai suku, interdominasi kepercayaan Kristen dalam Isa Almasih; 2) yang hidup berarti progresif; 3) sebagai tiang penopang berarti kita harus membantu saudara yang lain, terutama yang lemah; 4) dasar kebenaran berarti segala pola pikir dan perilaku kita harus berdasarkan pada kebenaran.

Adalah ramah tamah dalam rangkaian acara Penyambutan Natal Bersama menjadi momen berkesan di hati para hadirin. “Terselenggaranya kegiatan ini membangun hubungan kekeluargaan dan silahturahmi antara dosen dan mahasiswa maupun antar mahasiswa S1 dan Program Pascasarjana. Saya sangat mengapresiasi penyambutan Natal perdana yang diselenggarakan oleh KMP Fakultas Biologi ini”, terang Ibu Dr. Kumala Dewi, M.Sc. saat memberikan kesan dan pesan Natal.

Acara ramah tamah dipermanis dengan pemberian bingkisan Natal (tukar kado) antar mahasiswa sebagai lambang saling berbagi dalam kasih. Rangkaian acara Penyambutan Natal Bersama tersebut diakhiri dengan pembukaan kapsul komitmen berisi kartu harapan dan komitmen yang disimpan dan didoakan pada awal tahun 2015. “Saya sangat berterima kasih kepada panitia yang telah mempersiapkan acara ini, respon positif dari KMP dan dosen Fakultas Biologi UGM serta semua pihak yang telah membantu sehingga kegiatan ini terlaksana dengan sukses. Kami mengucapkan selamat menyambut Natal 25 Desember 2015 dan menyongsong Tahun Baru 01 Januari 2016”, ujar Idola Dian Yoku Nebore (ketua panitia) di akhir acara. (Idola)